Menjelajahi Indonesia, Melintasi Waktu, Mencari Batu

Meneropong Indonesia di masa lampau, pada masa Kerajaan Hindu-Buddha berjaya di bumi pertiwi.

Bersama Beroda Dua

Melintasi jalan tak tentu, ditemani roda, suara kayuhan dan tetes air keringat.

Sapaan Dakwah dari Masa Lalu

Menikmati nuansa Islam dan Kerajaan Islam sebagai bagian dari sejarah nasional Indonesia.

Pernah mendengar Gedebus?

Omong kosong yang nyangkut di otak.

Memori Sebuah Gambar

Pengalaman dan momen-momen berharga dari setiap perjalanan yang terekam dalam kamera.

Sabtu, 19 Juni 2010

Mari Berbagi Jalan

18 Juni 2010

Baca artikel ini terlebih dahulu

Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 12 Juni 2010. Sebuah truk menabrak pesepeda di Tangerang. Hal tersebut disebabkan oleh supir truk yang ugal-ugalan saat menyelip kendaraan lain, yang malah berakibat fatal menabrak pesepeda hingga salah seorang tewas.

Hari Jumat 18 Juni 2010 adalah tepat seminggu setelah almarhum Dara meninggal. Di Yogyakarta (kalau tidak salah di beberapa kota secara serentak), komunitas sepeda (lipat) memperingati hari berduka tujuh hari meninggalnya Dara dengan membagikan stiker "Share the Road" dan selebaran tentang kecelakaan tersebut. Hal ini bertujuan untuk mengingatkan pengemudi kendaraan bermotor untuk tidak berkendara ugal-ugalan seperti yang dialami di Tangerang.

Kamis, 17 Juni 2010

Yacob Memecahkan Rekor, Bersepeda 170 km ++


16 Juni 2010
Walah narsis tenan aku ni, judulnya aja lebay.

Selasa, 15 Juni 2010

Mencicipi Masakan Khas Aceh


15 Juni 2010
Selasa sore ini, selesai saya mengerjakan tugas, saya bersama Rahmi menuju sebuah rumah makan yang berlokasi tidak jauh dari kos dia. Kami mencoba masakan khas Aceh...

Senin, 14 Juni 2010

Bakmi Jowo dan Susu Sapi "Sederhana"


14 Juni 2010
Bermula dari obrolan Night Ride ke Kotagede (rumah angkernya itu), saya mencoba untuk mencari warung susu sapi yang katanya maknyuss. Sepulang dari memberikan tutorial di Jurusan Kimia, saya bersama Kepik Tempur alias Supra X hitam berplat nomor H 2371 WY tancap gas langsung ke TKP.

Sabtu, 12 Juni 2010

Élever de Cinomati


12 Juni 2010
Bersama SPSS, Sabtu ini saya berangkat menuju ke Cinomati (lebih tepatnya menjajal rute Cinomati). Cinomati adalah suatu rute tanjakan yang terbentang di antara Bantul - Mangunan. Menurut rumor yang beredar, tanjakan di sini sangat miring!

Jumat, 11 Juni 2010

The House on the Right


10 Juni 2010
Seperti bukan di Indonesia, tapi kami berada di Indonesia...

Kamis, 10 Juni 2010

Soto Kudus "Tawar" dari Rumah Makan Nyoto Roso


10 Juni 2010
Melanjutkan tulisan sebelumnya...

Episode sebelumnya: Berhubung perut saya sudah keroncongan, saya bergegas mencari warung soto terdekat...

Makam Kecil yang Nempel Rumah


10 Juni 2010
Sepintas tampak makam biasa, beberapa nisan Jawa disusun walaupun kurang rapi. Makam kecil ini terletak di tepi Jalan Affandi. Saya mencoba sedikit melihat-lihat makam kecil tersebut. Nampaknya makam ini cukup terurus dan bersih. Mungkin penduduk sekitar rajin membersihkan.

Candi Borobudur


10 September 2009
Kembali saya menilik catatan Facebook saya. Saya teringat kalau waktu itu saya pergi ke candi ini bersama Ari, Dyah dan Santi. (Sumber foto: http://id.wikipedia.org)

Hari itu hari libur, tidak seperti kamis-kamis biasanya, kali ini aku ada acara. Acara apaan ya? Yang terutama adalah pergi ke Candi Borobudur. Awalnya, temennya Ari Susena dari Bali (yang sekolah di STAN) datang ke Jogja, namanya Diah sama Santi. Kita berempat berangkat jam setengah satu siang dari Jogja. Naik motor via Muntilan, akhirnya kita tiba di Borobudur.

Ramen Samurai, Langsung Menilik Dapurnya!

9 Juni 2010,
Malem-malem perut terasa kosong, sudah seperti ada penyanyi keroncong di dalam perut. Pas lihat jam, sudah jam setengah tujuh. Saya meraih tas saya untuk menjemput Fio, katanya dia mau pinjam komik "Ghost School" yang aku punya. Ah, sekalian makan.
Tadinya bingung, mau makan apa? Tapi akhirnya saya memutuskan untuk makan di Kedai Ramen Samurai.

How do we get there?
Gampang, tinggal naik motor. Pergilah menyusuri Jalan Kaliurang. Sekitar kilometer 9, Anda pasti menemukan lampu traffic-light. Silahkan ingak-inguk di sekitar sana, pasti Anda menemukan kedai ini yang berlokasi tepat di ujung pertigaan sebelah kiri jalan (dari Jogja).

Kedai Ramen menyajikan masakan Jepang yang sesuai namanya, yaitu Ramen. Ada berbagai macam ramen, ada yang mau ber-seafood, ada yang kare, dan lain-lain.

Selasa, 08 Juni 2010

Hoka-Hoka Bento Yogyakarta

Sabtu, 5 Juni 2010 (Wuidih notes basi)
Denger-denger Hoka-hoka Bento hadir di Yogyakarta. Iya, restoran yang bercorak Jepang ini memulai karirnya di Jogja sejak 27 Mei 2010 lalu. Tetapi saya baru bisa datang mencicipi makanan yang murah saja kemarin Sabtu.

Ketika masuk, saya diarahkan menuju tempat parkir di belakang. Harus nanjak dulu. Ya biarlah, saya juga mulai terbiasa dengan tanjakan (Mangunan, Candi Ijo, Pakem, dll). Setelah memarkirkan, saya turun melalui tangga dan masuk ke restoran ini.

Hoka-hoka Bento baru buka sekitar pukul 10.00 WIB. Saya masuk ke dalam kira-kira pukul 10.10 WIB, lebih 10 menit dari waktu buka. Tetapi yang antri sudah tersusun panjang dan rapi. Berhubung saya baru saja gowes dari rumah (belum mandi pula), saya juga mikir: "Ah, jangan-jangan pada tutup hidung gara-gara aku kemringet." Halah, yo ben, saya di sini juga cuma makan. Lagian ruangan ber-AC, jadi bisa ngadem. Setelah melihat-lihat, saya tertarik dengan Paket Hemat yang kedua. (Harganya berkisar Rp10.000,00, kalo ada pajak ya mungkin Rp11.000,00).

Senin, 07 Juni 2010

Sepeda Wisata ke Desa Srowolan


Minggu, 6 Juni 2010
Meskipun tubuh belum fit, saya mencoba untuk menggowes sepeda lipat saya. Pada hari minggu ini, Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan acara "Ayo... Bersepeda Wisata ke Desa". Desa yang menjadi tujuan wisata kali ini adalah desa Srowolan yang terletak di daerah Purwobinangun, Sleman. Setelah sebelumnya saya mendaftar dan mengambil kupon di kafe Leker Je di jalan Cik Di Tiro, minggu pagi saya berangkat menuju ke tempat kumpul yaitu di Monjali untuk menanti teman-teman yang lain yang ingin bersama berangkat menuju ke desa wisata ini.

Minggu, 06 Juni 2010

Keraton Ratu Boko


Sepertinya saya tidak bisa bercerita banyak tentang Ratu Boko. Sudah banyak situs-situs di internet yang menyediakan informasi lengkap tentang Ratu Boko. Coba cek informasinya di Wikipedia atau di YogYes. Yang pasti, situs ini adalah saksi nyata pernah berdirinya sebuah kerajaan bercorak Hindu di tanah Jawa. Disebut Ratu Boko (atau Raja Bangau), karena diduga dulunya banyak hidup bangau di daerah ini.

Candi Barong


Masih satu kompleks dengan candi Hindu yang lainnya, candi Barong juga salah satu yang unik. Candi ini berada di atas tanah berundak tiga. Di pundak tertinggi, terdapat dua buah candi yang letakknya tidak simetris dengan gerbangnya. Dinamai Candi Barong, mungkin karena terdapat ukiran relief yang mirip Barong (seperti yang ada di Bali itu). Candi ini terletak di dusun Candisari, desa Sambirejo, Kec. Prambanan, Kab. Sleman, Yogyakarta.

Sabtu, 05 Juni 2010

Candi Ijo


Bukan hanya lingkungan candi yang menawan, tapi pemandangan yang bisa dilihat di sekitar candi ini sungguh memesona. Itu semua karena candi ini berlokasi di atas bukit dengan ketinggian 427 m di atas permukaan laut. Ketika saya menuju ke sana dengan sepeda (lipat), saya harus menyerah dengan tanjakan ekstrim. Saya dan teman saya Wijna harus berhenti di beberapa pos untuk meluruskan dengkul. Tak terasa, tanjakan tersebut akan berhenti ketika saya harus turun minum di sebuah warung. Akhirnya, saya berhasil mendapatkan pemandangan eksotis, seperti berada di langit-langit kota Yogyakarta.

Jumat, 04 Juni 2010

Candi Sari


Candi Sari adalah candi Budha yang terletak tidak jauh dari Candi Kalasan maupun Candi Prambanan. Kalau pingin menyaksikan sendiri candi tersebut, tidak usah sulit-sulit. Ketika melintasi Jalan Solo, carilah masjid yang bentuknya mirip Kathedral St. Basil, Turki (Kremlin). Di sebelahnya ada gang, masuk saja. Tidak jauh dari gerbang gang, Anda sudah bisa melihat atap stupa dari candi ini. Candi Sari secara administratif terletak di Desa Bendan, Kelurahan Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman.