Jumat, 30 Desember 2011

Candi Merak


Candi Merak, merupakan candi bercorak agama Hindu yang terletak di Desa Karangnongko, Kec. Karangnongko, Kab. Klaten, Jawa Tengah. Saya mendapat ide tentang keberadaan candi ini dari blog senior pencari batu (waktu itu) bernama Wijna. Ketika saya mengunjunginya hari itu (2/8/2011), candi tersebut tengah dipugar dan sudah mencapai bagian atap candi; berbeda dengan pemandangan yang didapatkan oleh Wijna.

Pada tanggal 30/12/2011, kembali saya melihat candi ini. Sesuai dugaan saya, candi itu telah rampung dipugar. Kini, bangunan induk Candi Merak sudah tampak cantik seperti namanya. Ketika saya berkunjung ke sana, saya harus merepotkan putra dari penjaga pos candi ini. Terima kasih mas, saya jadi merepotkan.

Saya mengikuti petunjuk jalan yang dipandu oleh blog Wijna, kemudian saya cari di Google Earth. Tidak ada jalan termudah untuk menuju ke sana, karena saya tetap membutuhkan bantuan mulut saya untuk tanya-tanya.
  • Dari jalan raya Jogja-Solo, sebelum memasuki kota Klaten, Anda akan menemukan Pabrik Gula Gondang Baru (sekitar 5 km dari Prambanan). Ikuti jalan alternatif menuju Karangnongko tersebut.
  • Di penghujung jalan, Anda akan bertemu jalan yang sudah dilapisi beton cor-coran. Ada pertigaan berbentuk T. Kalau ke kanan, Anda akan menuju kota Klaten atau Solo. Ambillah yang ke kiri, yaitu ke Karangnongko.
  • Perhatikan rambu-rambu jalan, akan ada pertigaan ke kanan. Jika lurus, Anda akan menuju Manisrenggo, ambil belok ke kanan yang menuju Karangnongko.
  • Kalau Anda mengikuti rute yang saya lewati, di daerah Karangnongko, Anda akan menemukan pertigaan (perempatan) berbentuk T. Jika belok kiri, Anda diarahkan menuju Jatinom. Jika belok kanan, Anda diarahkan menuju kota Klaten atau Solo. Namun perhatikan bahwa sebenarnya pertigaan itu adalah perempatan. Ada jalan kecil lurus ke depan. Di sanalah Anda akan menemukan lapangan. Belok ke kanan (utara), Anda akan menemukan perkampungan. Candi Merak terletak tidak jauh dari sana (sekitar 1 km).
  • Ketika saya beranjak pulang, saya mengikuti pertigaan (perempatan) tersebut yang menuju ke arah Klaten. Secara kebetulan saya tiba di jalan satu arah Klaten dekat dengan patung Adipura Kencana.

Menurut papan informasi yang saya baca, penamaan "Merak" pada candi ini disebabkan karena pada jaman dahulu banyak ditemukan burung merak di daerah ini. Candi Merak menghadap ke timur, menghadap ketiga candi perwara yang menyertainya. Tangga menuju candi dihiasi dengan arca ular (mirip naga sih). Perwara-perwara tersebut masih tampak runtuh. Menurut warga sekitar, ketiga tersebut seharusnya berisi arca Garuda, Nandi (sapi), dan Angsa. Ada beberapa arca yang sudah tampak di dinding candi, antara lain Ganesha dan dewi Durga.

Candi Merak, dalam tahap rekonstruksi bulan Agustus 2011.
Makara di tangga pintu candi.
Arca Ganesha di dinding luar tubuh candi.

Menurut informasi yang saya peroleh dari papan informasi, Candi Merak ini diperkirakan berasal dari abad ke-8 hingga abad ke-10. Itu berarti candi ini dibangun pada era kerajaan Mataram Hindu. Akan tetapi, tidak diketahui pada masa pemerintahan siapakah candi ini dibangun.

Selepas dari candi ini, saya beralih menuju candi selanjutnya yang dikabarkan berlokasi tidak jauh dari candi ini, yaitu Candi Karangnongko.

Reactions:

9 comments:

Lho patung dewi nya tadi ga di foto po ko??atau emang udah ga ada patungnya??

Sudah difoto, tapi tidak ditampilkan. soalnya udah ada di sini... hohoho...

wah candinya keren, makaranya jg unik. btw ada nggak ya kendaraan umum yg mengarah ke candi merak?

Betul sekali, mas @Dave...
waduh, kendaraan umum yang lewat saya kurang begitu tahu. Cobalah cari kendaraan apa pun yang menuju Karangnongko. Setelah itu tanyalah kepada warga, karena tidak sulit menemukan candi ini.

kendaraan umum sekarang tinggal angkutan kota warna kuning thok

anda bisa naek dari terminal angkutan kota di belakang matahari plaza
saya lupa trayeknya .. tapi cari aja angkutan kota jurusan Klaten - puluhwatu - karangnongko - ps.kembang
nanti anda turun di kecamatan karangnongko
sampe kecamatan karangnongko anda bertanya saja sama orang2 sekitar situ "CANDI MERAK"

ow iya terminal angkutan kota nya tidak gabung sama terminal bus yaa ..
jadi kalo anda naek bis ya harus nyambung :D

kalo mau gampang ya naek ojek aja dari pabrik gula gondang winangun ,tukang ojek disitu udah pada tau semua ...

kebetulan candi itu deket sama rumah saya :D
dan sayangnya saya tidak mempunyai nomer telp sang penjaga candi tersebut

wah, terima kasih atas informasi lengkap mengenai rutenya...

salam semangat dari pengagum candi candi kuno di nusantara

Poskan Komentar

Mari berbagi cerita